Jawabannya, untuk jadwal pelatihan bahasa Jepang bisa dilakukan siang hari ataupun malam hari. Untuk setiap Angkatan memiliki kebijakan yang berbeda-beda, untuk kepastian waktu pelatihan akan dijelaskan nantinya pada saat pembukaan kelas oleh pengurus yayasan Hikari Sukses Mulia.
Jawabannya, untuk pelatihan bahasa Jepang yang dilakukan pada siang hari, akan dilaksanakan mulai pukul 13.00 wib sampai dengan pukul 17.00 wib.
Jawabannya, untuk pelatihan bahasa Jepang yang dilakukan pada malam hari, akan dilaksanakan mulai pukul 19.00 wib sampai dengan pukul 22.00 wib.
Jawabannya, tidak. Namun pihak LPK Hikari Sukses Mulia dapat membantu peserta mencarikan tempat tinggal berupa kos-kosan atau kontrakan yang dekat dengan gedung pelatihan. Sehingga peserta yang berasal dari daerah tidak perlu kerepotan dan kebingungan dalam mencari tempat tinggal yang dekat dengan gedung pelatihan.
Jawabannya, peserta bisa memilih pelatihan bahasa Jepang secara ONLINE pada malam hari. Karena untuk kelas ONLINE memiliki keunggulan, yaitu setiap sesi pelatihan akan direkam dan diberikan akses rekamannya kepada peserta. Sehingga ketika peserta tidak bisa menghadiri sesi karena harus bekerja shift, peserta tersebut bisa melihat rekamannya dan mempelajari materi yang tertinggal pada saat tidak mengikuti sesi pelatihan.
Jawabannya, Boleh. peserta diperbolehkan mengulang kelas kembali sampai merasa paham dan bisa menguasai bahasa Jepang secara gratis tanpa dikenakan biaya tambahan sedikitpun.
Jawabannya, ijasah dititipkan selama 4 bulan atau selama masa pendidikan berlangsung. Setelah pendidikan selesai maka ijasah akan langsung dikembalikan oleh LPK Hikari Sukses Mulia.
Jawabannya, Jika ijasah pendidikan terakhir asli saat ini masih ditahan ditempat kerja atau belum keluar dari sekolah. Maka untuk bisa mengikuti progam J-Link peserta bisa mengganti dokumen sementara menggunakan dokumen Akte Kelahiran Asli.
Jawabannya, iya ada. dan biaya tersebut dibayarkan oleh peserta secara langsung ke rekening Japan Foundation.
Jawabannya, biaya untuk mengikuti tes sertifikasi bahasa dari Japan Foundation adalah mulai dari Rp 150.000-an jika peserta mengikuti dari penyelenggara JLPT (nama sertifikat N4). Atau Rp 450.000-an jika peserta mengikuti dari penyelenggara JFT-Bassic (nama sertifikat A2).
Jawabannya, tes akan dilakukan di kota-kota besar yang ada di Indonesia. Seperti : Bandung, Jakarta, Medan, dll (jadwal tes dapat dilihat secara langsung di website Japan Foundation)
Jawabannya, Iya akan dibantu. Untuk mempermudah peserta dan mempercepat peserta mendapatkan jadwal tes dari Japan Foundation.
Jawabannya, sistem tes dilakukan secara langsung (tatap muka) di lokasi yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara. Tes dilakukan menggunakan sistem komputerisasi, diamana semua soal dan pertanyaan sudah disediakan di dalam komputer penyelenggara. Dan pada saat peserta telah selesai menjawab semua pertanyaan. Maka skor akan langsung keluar dan peserta akan langsung mengetahui lulus atau tidaknya dalam tes sertifikasi tersebut.
Jawabannya, bisa. Peserta bisa mengulang kembali untuk mengikuti tes Japan Foundation dan peserta akan dikenakan biaya kembali oleh pihak penyelenggara.
Jawabannya, setelah peserta dinyatakan lulus wawancara kerja oleh perusahaan Jepang, pada umumnya proses yang akan dilalui selanjutnya adalah penandatanganan kontrak kerja yang akan keluar biasanya 30 hari kalender setelah peserta dinyatakan lulus wawancara kerja.
Jawabannya, peserta tinggal menunggu dokumen COE terbit. dokumen COE nanti akan diberikan oleh perusahaan Jepang yang menerima peserta bekerja. Dokumen COE adalah dokumen yang dibuat dan diterbitkan oleh kantor imigrasi Jepang yang dibuat dengan maksud bahwa orang asing diperbolehkan masuk ke Jepang untuk bekerja. Dokumen COE umumnya diterbitkan dan diberikan oleh perusahaan Jepang yang menerima peserta bekerja adalah 1 sampai dengan 3 bulan dari penandatangan kontrak kerja dilakukan.
Jawabannya, peserta mengurus ID EKTLN dari kantor BP2MI. ID EKTLN adalah syarat yang dikenakan oleh perusahaan Jepang dan pemerintah untuk orang Indonesia yang akan kerja di luar negri. ID EKTLN juga digunakan oleh peserta sebagai jaminan keselamatan kerja yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negri.
Jawabannya, peserta bisa melakukan dan mengurus pembuatan Visa, Paspor dan Medical Chek-up sebagai syarat dokumen imigrasi sebelum berangkat kerja ke Jepang. Beberapa perusahaan Jepang pada umumnya telah memiliki rekanan rumah sakit di Indonesia. Sehingga, untuk rumah sakit pada saat melakukan medical chek-up biasanya menggunakan rumah sakit yang telah ditentukan oleh perusahaan Jepang (namun ada juga perusahaan Jepang yang tidak memiliki rekanan rumah sakit, dan memberikan kebebasan pada peserta untuk melakukan Medical Chek-Up di rumah sakit manapun).
Jawabannya, iya sangat bisa. Karena sebagai salah satu pelayanan LPK Hikari Sukses Mulia kepada peserta J-Link adalah memberikan rekomendasi dan saran kepada peserta untuk informasi pengurusan dokumen imigrasi atau dokumen pemberangkatan kerja ke Jepang sampai selesai dengan cepat.
Jawabannya, lembaga yang direkomendasikan oleh LPK Hikari Sukses Mulia ada yang menggunakan jaminan aset dan ada juga yang tidak menggunakan aset.
Jawabannya, iya ada. pada umumnya untuk pembuatan ID EKTLN peserta akan mengeluarkan biaya pengurusan administrasi sebesar Rp 1.500.000 (biaya ini bisa saja lebih murah atau mungkin lebih mahal)
Jawabannya, pada umumnya biaya pengurusan administrasi Visa berkisar antara Rp 300.000 sampai dengan Rp 700.000.
Jawabannya, pada umumnya biaya administrasi pembuatan E-Paspor peserta mengeluarkan biaya antara Rp 650.000 sampai dengan Rp 1.500.000.
Jawabannya, untuk biaya medical chek-up tergantung dari masing-masing rumah sakit yang digunakan. Namun pada umumnya biaya medical chek-up berkisar antara Rp 500.000 sampai dengan Rp 1.000.000.